Tampilkan postingan dengan label sma bugil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sma bugil. Tampilkan semua postingan

Cerita Dewasa Ngentot Dengan Tante Saat Liburan

Cerita Dewasa Ngentot Dengan Tante Saat Liburan ini berawal dari liburan kuliahku yang jadi awal cerita sex dewasa dan cerita seks panas ini. Aku memang sudah punya rencana untuk jalan-jalan sekaligus pulang ke kampung halamanku. Tidak terasa pesawat yang kutumpangi telah mendarat di bandara Sam Ratulangi. Aku bingung, ini mau kemana sich?? sudah lama aku nggak kesini. Tiba-tiba ada yang menepuk punggungku,
Cerita Dewasa Ngentot Dengan Tante Saat Liburan
” Hei, sudah lama yach? ”
Aku bingung, siapa tante ini.
” Masih ingat tidak sama tantemu ini”? katanya.
Aku cuma menggelengkan kepala. ” Aku tante Linda ” katanya.
Ooo..iya aku langsung jadi teringat sama adik papaku. Ternyata dia yang menjemputku. Singkat kata aku pun berada dirumahnya. Habis makan siang, dia mengajakku mengobrol diruang tamu. Aku tanya sama dia, kok sepi sich?? Dia bilang, memang begini keadaanya tiap hari. Oom boy masih berlayar, sepupuku yang cewek satu-satunya lagi Kuliah katanya.
Saat Tanteku ingin mengambil gelas minumannya, tak sengaja mataku melihat ketengah dadanya yang hanya terbalut baju kaos yang ketat dan tipis(ngaa’ pake BH cing!!). “Adikku” langsung ngeras, aduh bahaya nich kalau ketahuan, pikirku. Sambil berdiri aku berkata mau istirahat dulu. Dia berkata:
” Silahkan, soalnya tante mau istirahat juga.”
Sesampainya dikamar, perasaanku jadi nggak karuan, soalnya masih ingat dada putih tante Linda tadi.Aku langsung mengunci pintu kamar, lalu beronani ria sambil membayangkan wajah tante Linda yang agak mirip-mirip dengan Krisdayanti itu. Oo enak banget “croott..croot..crot..” aku sudah keluar rupanya. Aku harus nyari cara nih supaya bisa merasakan dada putihnya tadi. Sambil pikir-pikir, aku ketiduran.
Aku terkejut dan bangun karena tiba-tiba saja aku merasa dingin. Wah ternyata sudah gelap, mana hujan lagi. Kututup jendela kamarku itu, lalu aku beranjak keluar. Hening dan sepi rumah ini. Aku ke dapur, hanya mendapati si Ijah sedang mencuci piring. Aku bertanya ke dia,
” Ibu kemana Bi? “.
Bi ijah menjawab kalau tanteku sudah tidur tadi sehabis makan dan sepupuku sedang menginap di rumah temannya. ” Aku kekamar aja dech”, pikirku. Saat menuju kamar, tak sengaja aku melewati kamar tante Linda. Pintunya sudah tertutup rapat. Teringat dada putih yang tadi siang, aku jadi bersemangat untuk melihat, bagaimana sich tante Linda kalau tidur. Pelan-pelan kuintip melalui lubang kunci.Tapi gelap banget. Rupanya lampu dikamar tante Linda sudah padam.
Makin penasaran aku dibuatnya. Kucoba untuk menarik gagang pintu, ahaa.. ternyata tidak terkunci. Sambil melihat kiri-kanan, aku beranjak masuk ke kamar tante Linda. Kesempatan nih pikirku. Terdengar desahan halus tante Linda diatas ranjangnya. Pelan-pelan aku merayap mendekati tempat tidurnya. Kimono tente Linda tersingkap keatas sedikit, sehingga memamerkan pahanya yang putih mulus.
Kejantananku langsung bereaksi. Pelan-pelan kuraba paha tante Linda, sambil menurunkan celana pendekku. Tante Linda tidak bergeming sedikitpun, dia tertidur begitu pulasnya membuatku semakin berani. Batang penisku sudah semakin membesar. Tanganku semakin naik keatas, menyentuh bulit-bukit halus tante Linda. Tante Linda mendesah, akupun menarik tanganku. Takut ketahuan. Tanganku kembali naik ke paha dan sekitarnya. Sambil mengocok penisku, kucari lubang vagina tante Linda. Terasa hangat ditanganku. Ternyata tante Linda tidak memakai CD ketika tidur. Pelan-pelan kubuka tali kimono yang berada dipinggangnya.
Tampaklah tubuh putih tante Linda dengan dada berukuran 36B (kutaksir).Aku membaringkan diri disamping tubuh tante Linda. Tiba-tiba tante Linda bergeser ke arahku, membuatku semakin tidak karuan. Sambil menusukkan jariku ke vaginanya, aku pun pelan-pelan beranjak menindih tante Linda. Tapi tanganku yang satu kugunakan sebagai penopang tubuhku. Pelan-pelan kutusukkan penisku ke liang vaginanya yang sudah basah. Tapi masuknya sulit banget. Dan tiba-tiba dia mengerang.Aku pun menahan napas. Ternyata dia tidak sadar pada apa yang akan menimpanya. Dengan memastikan sasaran yang tepat, kedua tanganku kugunakan sebagai penopang tubuhku. Kutusuk pelan-pelan vaginanya, penisku sudah sebatas kepala yang tenggelam. Aku menanti reaksi tante Linda. Tidak ada apa-apa (mungkin dia sedang mimpi hubungan sex dengan Om Boy).
Dengan suatu dorongan yang kuat, kuhujamkan penisku kedalam liang vagina tante Linda sampai amblas seluruhnya. Terpekik tante Linda karena kaget.
” Apa yang kau lakukan??” katanya.
” Penisku ingin merasakan vagina tante ” , kataku.
Tante Linda terus berontak.Tapi apalah daya sorang wanita bertinggi badan 165 dengan berat kira-kira 55, terhadap aku yang bertinggi badan 180 cm. Sambil terus menghujamkan penisku dengan keras, terdengar pekikan dan desahan halus tante Linda yang ternyata sudah mulai menikmati besarnya penisku. Saat aku hampir keluar, kuhentikan goyanganku. Ternyata dia marah.
Ia berkata,” Kalau tidak mau kulaporkan kau sama bapakmu, lanjutkan goyangan penismu “.
Aku pun tersenyum dan membalik badan tante Linda. Kuangkat kimononya dan berkata, aku mau rasain pantat tante .Tante Linda pun kaget, pantatnya belum pernah dimasukin penis katanya. Akupun memaksa dengan tusukan keras dan teriakan histeris tante Linda, kutusuk pantatnya dengan sekuat tenagaku. Terasa sempit dan licin karena darah tante Linda rupanya. Tak berapa lama aku pun mengeluarkan air maniku ke pantat tante Linda.
Malam itu aku melakukanya berulang-ulang, aku betul-betul membuat tante Linda kepayahan sampai hampir pingsan. Perbuatan itu kami lakukan selama aku berada di sana. Sampai sekarang aku masih teringat akan perbuatanku terhadap tante Linda dan aku ingin selalu melakukannya lagi bersama jika aku bertemu lagi dengannya nanti.
Read more ...

Cerita Ngentot Bersama Vina Teman Adikku

http://img9.uploadhouse.com/fileuploads/4119/4119870f9b3a970e36b607a639592efcfa97a68.jpg

Vina kutemui ketika mengantar dan menghadiri wisuda adikku, Feby si bungsu di sebuah universitas terkenal di Bandung. Ketika itu aku berperan menjadi sopir keluarga karena harus mengantar jemput keluarga yang datang dari Sumatra. Si bungsu ini adalah cewek terakhir di keluargaku yang menjadi sarjana. Dalam usia 21 tahun, dengan otaknya yang encer ia menjadi sarjana tercepat di keluargaku.

Eh bukan mau cerita tentang Feby nih, tetapi temannya, si Vina mojang geulis yang wajahnya Bandung banget itu. Mereka sama-sama wisuda, meski dari jurusan yang berbeda. Feby di HI, sedang Vina di Ekonomi. Pendek cerita, usai mengantar Feby adikku dan orang tua dari Medan ke arena wisuda, tiba tiba datang perintah dari Feby.

"Bang, please, darurat nih, tolong jemput temanku Vina di Salon XX, udah jam segini bokap nyokapnya belum nyampe. Ntar nggak dapat tempat duduk lagi.." katanya dengan wajah memelas.
"OK, putri duyung, yang dekat PLN itu kan? Ah, gimana aku bisa tahu wajahnya?"
"Yang paling cantik di salon dan pakai kebaya krem, itu sudah pasti Vina! Jangan coba merayu, ntar aku kasih tahu kakak di rumah lho.."
"OK bawel.." Meski macet, cuma 5 menit kemudian aku telah mencapai salon tempat Vina menunggu. Wah, itu dia, pikirku melihat cewek pakai kebaya krem tengah memijit- mijit ponsel. Sialan si Feby, nomor HP-nya tidak diberi kepadaku. Begitu dekat aku langsung menyapanya.
"Vina ya?"
"Hmm.. Bang John ya, sorry nih merepotkan, bokap masih jauh di jalan Bang.."
"Oh, nggak pa-pa Vin, santai aja, lagian kan dekat.."

Aku membukakan pintu Taft bututku dan dengan sedikit kesulitan dia naik. Tubuhnya dibalut kebaya, benar-benar seksi. Kututup pintu dan pelan pelan aku jalankan mobil. Aku bisa memperkirakan Vina tingginya 167 cm, beratnya sekitar 50-51 kg. Dengan model kebaya yang dadanya agak tinggi, payudaranya pasti berkisar 36B. Usianya pastilah masih seumur dengan adikku Feby, 21 atau 22 tahun. Bandingkan dengan aku yang sudah 35 tahun. Lho buat apa lagi dibandingkan, maksudku ini adalah cewek tipeku.

"Bang, Kakak nggak ikut?"
"Kakak siapa Vin?" tanyaku berlagak bego.
"Kakak istri Abang.." Buset, kapan dia kenalan sama bini gue ya, pikirku.
"Oh, ada di rumah Vin, eh di sekolah antar si kecil.." Alamak, kok jadi grogi gini gue.
"Beberapa kali Vina ke rumah ama Feby, Abang selalu di luar kota.."
"Hehehe.. Biasalah Vin, cari sesuap nasi ama segenggam berlian.."
"Hihihi.. Si Abang bisa aja.."
"Hmm.. Kamu udah ada yang dampingi nih di wisuda nanti..?" tanyaku.
"Belom nih Bang.. Cariin dong.."
"Ah, masak cewek secakep kamu nggak ada yang dampingi.."

Aku mulai memasang jerat. Benar saja, wajahnya langsung bersemu merah. Aku tahu bahwa Vina ini adalah tipe cewek yang ramah, sedikit cerdas tetapi sialnya dia juga termasuk grup penggoda, hehehe..

"Terus, ntar mau kerja atau lanjut nih Vin?" tanyaku basa basi agar tidak terlalu ketahuan sedang menebar jerat.
"Bokap bilang sih lanjut ke Amrik, gue sih masih pengen main dulu Bang.."
"Lho disuruh sekolah kok malah main.. belum puas main sama teman teman..?"
"Iya nih Bang, cowok gue belum tamat hahaha.."
"Lho tadi bilangnya belum ada pendamping..?"

Karena keasyikan mengobrol, kami tahu-tahu sudah sampai di gerbang masuk. Feby melambai-lambai dan kemudian mendekat.

"Hi Vin, ngobrol apa sama Abang gue? Hati hati lo, gue kurang percaya tuh sama Abang gue.." Ah, sialan si Feby menjelekkanku lagi.
"Ah, nggak kok Vin.. Lagian kalau gue dirayu juga berarti gue emang cantik, hihihi.."

Aku tinggalkan mereka menuju tempat parkir. Buset dah, benar-benar nasib seorang sopir, habis mengantar penumpang eh tamu masih juga harus keringatan mencari tempat parkir. Tapi karena habis ngobrol sama cewek keren lelahnya tidak terasa juga. Hmm.. Vina, aku suka lihat wajahnya, bodinya alamak. Kulitnya yang putih bersih tampaknya dirawat dengan baik. Semasa kuliah dulu aku suka mengatakan bahwa cewek-cewek seperti Vina ini Bandung sekali atau Jawa sekali sesuai dengan asalnya. Aku sih, Sumatra sekali, hehehe. Menurut istriku aku tidak ganteng-ganteng amat, yang ganteng mah si Mamat, hehehe.. Memang istriku sekarang bukan yang pertama tapi yang terakhir juga bukan.

Usai wisuda aku masih harus mengantar adikku Feby, orang tua, istri dan kedua anakku ke restoran Sunda untuk merayakan hari bahagia si bungsu bawel itu. Ketika tiba di parkiran, Feby mengangsurkan ponselnya dengan berbisik. Barangkali takut dilihat oleh istriku.

"Bang, sini nih, Vina mau ngomong.. Awas jangan rayu-rayu ya.." ujarnya.
"Halo.. Vina ya.. Selamat ya Vin, sampai tadi lupa ngucapin selamat, hehe.."
"Makasih Bang, makasih banget lo jemputannya.. Hmm.. Ntar kapan-kapan, Abang Vina undang datang ya.." Kubayangkan Vina dengan senyum manisnya. Dia mau ngundang aku dan keluarga atau aku sendiri ya, pikirku agak surprise. Ah, gue yakin dia ngundang aku sendiri nih! Gak papa-lah ge-er dikit.
"OK deh, sayang.." Uppss, baru kenal gue bilang apa tadi?
"Sayang nih.. Ntar ditimpuk sama bini loh Bang.."
"Hehehe.. Nice to meet you Vin, salam sama keluarga ya.." kataku, yang ini agak keras agar Feby nggak curiga. Sedang istriku sibuk bermain dengan kedua anakku, jadi nggak perlu kuatir. Ah, sial lagi.. Aku tidak sempat mencatat nomor HP-nya. Tapi toh nanti malam masih bisa lihat di ponsel Feby kok, pikirku mulai keluar isengnya. Dua minggu setelah acara wisuda tersebut tiba tiba aku menerima SMS.

"Bang, lagi di mana nih.. Ada acara nggak? Vina" Hah? Gak salah nih, pikirku. Dengan pura pura menahan diri, 5 menit kemudian baru aku jawab dengan menelepon langsung. Tengsin dong SMS balik.
"Hai Vin, apa kabar? Aku lagi di Jakarta nih.. Lagi makan nih ama teman-teman di.." kataku menyebut suatu tempat di Plaza Senayan.
"Nah, itu dia.. Vina juga lagi di Jakarta nih Bang, lagi boring.."
"Lho.. Aku pikir jadi ke Amrik" kataku sekenanya.
"Males Bang, Vina lagi di tempat sodara nih.. Abang kapan pulang Bandung?"
"Lusa.. Kamu?"
"Iya, boleh dong kita pulang bareng.. Vina naik kereta Bang" Buset dah, benar kan kata gue, Vina tipe penggoda.
"Hmm.. Gimana ya.." kataku sok ragu, padahal udah pengen banget.
"Kita lihat nanti ya, Vin. Ntar sore Abang telepon kamu. Eh, Feby tahu nggak kamu ada di Jakarta?"
"Nggak Bang, mau Vina kasih tahu sama Feby dan istri Abang?"
"Haha.. Bukan gitu maksudku, ok deh ntar jam 5 sore Abang telepon kepastiannya ya.." kataku bersorak.

Memang kalau rejeki nggak bakal lari ke mana-mana. Cepat-cepat aku bereskann tugasku di Jakarta. Sebetulnya sore ini juga sudah selesai tapi teman-teman di Jakarta seperti biasa suka mengajak main bilyar dan karaoke. Jadi sorry friends, kali ini aku ada urusan penting, mesti cabut. Jam 5 sore aku telepon Vina. Aku bertanya dia sedang apa, kalau boring mengapa tidak jalan-jalan bersama saudara atau teman-temannya.

"Abang ada acara nggak ntar malam? Ajakin Vina nonton dong?" Katanya dari seberang sana.
"Ok Vin, gue takut macet, gimana kalau kita ketemuan di 21?"

Pendek cerita, Vina dengan jeans ketat dan T-shirtnya aku temui di 21. Dia sudah beli tiket untuk berdua. Mentang-mentang kaya, tiket saja dibelikan olehnya. Aku tidak ingat apa judulnya. Yang jelas begitu masuk gedung bioskop, aku gandeng tangan Vina seperti yang diinginkannya. Vina memulai sinyal dengan mengatakan sedang boring, ingin jalan dan sebagianya.

Kubelai rambutnya dan seperti sudah kuduga, dia merebahkan bahunya sepanjang film berputar. Tak ada penolakan ketika jemariku menyusup ke balik T-shirt dan branya. Semua lancar. Ia melenguh ketika kupelintir putingnya dan kuelus perutnya. Ketika jemariku menyusup ke sela-sela pahanya, ia berbisik..

"Jangan di sini Bang.."

Itu sudah sesuai dengan harapanku dan harapannya. Aku juga sudah tegang sekali ketika keluar dari gedung bioskop. Di dalam mobil, seperti harimau kehausan kami berciuman dengan gairah. Aku suka suara lenguhnya, kepasrahannya ketika kusedot putingnya dan jariku menelusup ke celah-celah memeknya yang sudah basah sekali. Tubuh Vina bergetar. Aku ingin membuatnya menjadi wanita yang sesungguhnya ketika berhubungan intim.

"Vina, Abang pengen jilat memek kamu sayang.."
"Hmm.. terus Bang, Vina udah nggak tahann.."

Bulu-bulu halus memeknya kusibak, kelentitnya yang sudah mengeras sungguh nikmat dikulum. Aromanya sungguh harum dan bentuknya tampak terawat. Tubuhnya sampai bergetar getar menahan nikmat. Tangannya aku arahkan meremas kontolku. Tetapi ternyata dia lebih suka blow job. Pada saat yang sama aku tidak menyia-nyiakan kesempatan meremas dadanya yang montok. Apa boleh buat, di mobil yang sempit ini harus terjadi pergumulan yang menggairahkan. Aku pastikan tidak ada manusia yang melihat kegaduhan nikmat ini. Jangan sampai kepergok Satpam karena bisa malu.

Sedotan lidahnya sungguh membuatku melayang jauh. Tanganku tak henti meremas payudaranya yang indah dengan puting kecoklatan yang sudah mengeras. Pada saat lain aku pelintir dan sedot putingnya hingga membuatnya semakin basah. Karena di depan terlau sempit, aku mengajaknya pindah ke jok belakang. Vina dengan tak sabar melepas celana dalam hitamnya. Aku sungguh terangsang melihat wanita dengan CD hitam, sepertinya Vina tahu selera seksku, heheh..

Tampaknya Vina adalah tipe cewek blowjob mania karena ia terus saja mengoral batangku. Kupikir hobinya ini sejalan dengan hobiku mengoral memek cewek. Kuberi isyarat agar ia mengambil posisi 69 dengan aku di bawah. Vina mengangguk lemah. Aku suka melihat matanya yang sayu. Gila, memek si Vina memang OK, masih kelihatan garis vertikalnya dengan kelentit yang sungguh imut dan mengeras. Segera kuremas pantatnya dan kujilat perlahan paha dalamnya sebelum memasuki area memeknya. Vina melenguh hingga aku makin terangsang dengan suaranya yang sendu.

"Ouhh.. Please Johnn.. Kamu apain memekku say, enak bangett!"
"Hmm.." hanya suara itu yang keluar dari mulutku sambil menyeruput cairan memeknya yang mulai banjir. Sementara jemari Vina yang halus masih menggenggam kontolku
"Say.. Vina nggak tahan.. Vina mau keluar sayang.. Terus terus.. Isep kacangku.. Ahh!"

Aku memang selalu ingin memuaskan cewek-cewek yang making love denganku. Menurutku ini adalah salah satu rahasia cewek-cewek selalu ketagihan ngentot denganku. Perlakukanlah wanita dengan gentle, jangan egois. Mereka adalah makhluk yang butuh perhatian dan belaian. Jangan bersikap bodoh meninggalkan mereka meraung-raung karena tak terpuaskan. Ada saat tertentu kapan kita membuat mereka tak bisa berhenti. Vina akhirnya mencapai orgasme. Ia terduduk lemah namun tangannya masih menggenggam batangku yang masih ngaceng dan berdenyut-denyut.

"Makasih ya Bang, Abang sungguh laki-laki yang baik! Sekarang Vina pengen memuaskan Abang.." Nah lo, benar kan kataku, jika puas wanita sebetulnya tidak egois.
"Iya Vina cantik, kamu istirahat dulu.. Gak usah terburu-buru, kita masih punya waktu sampai besok kan?"
"Ih, Abang nakal.." katanya sambil meremas kontolku.
"Sekarang Vina pengen lagi Bang.. Pengen dimasukin sama kontol Abang.."
"Tapi kamu kan masih perawan Say..?"
"Lho kok Abang tahu sih?"
"Kan Abang sudah periksa tadi, hehehe.."
"Ihh.. Nakal deh.. Vina jadi malu.." katanya manja.
"Vin, Abang sayang kamu, tetapi untuk memerawani kamu Abang sungguh nggak tega.."
"Tapi kan Vina yang mau.. Please Bang.. Vina rela"
"Vin, kalau dengan oral saja kamu bisa orgasme, ngapain harus sampai berdarah?"

Yang benar benar tidak kuduga, Vina menangis. Wah, kacau deh.. Tapi aku tidak ingin bicara lagi. Perlahan kukecup bibirnya, kuhapus airmatanya dan benar pemirsa eh pembaca, gairahnya mulai naik kembali. Segera dikulumnya kontolku. Hmm.. Enak sekali. Dan aku kembali mengajaknya ke posisi VW (Vosisi Wenakk), favoritku mengerjai memek cewek dari belakang alias posisi 69. Aku berkonsentrasi agar kali ini spermaku dapat muncrat di mulutnya. Tipe cewek pehobi blowjob adalah penyelesaian akhir harus di mulutnya. Kusedot kelentit Vina dengan lembut tetapi kuat dan itu cukup membuatnya makin menguatkan sedotannya pada kontolku. Memek Vina memang beraroma perawan, cairannya sungguh kental dan aku senang menelannya. Kontolku berkedut-kedut seakan mau muncrat, tetapi kutahan. Aku ingin kali ini aku dan Vina mencapai orgasme bersamaan.

"Ohh.. Johnn.. Fuck me please, pengen keluar say.. Ouhh.." teriaknya.

Itu adalah pertanda bahwa kurang dari 1 menit lagi dia akan mengalami orgasme. Jadi sebetulnya orgasme bisa diukur alias terukur. Kupercepat sedotanku pada kedelai Vina yang memerah sambil tanganku berusaha meraih payudara dan putingnya. Kuremas untuk memberi extra kenikmatan padanya.

"Auhh.. Johnn.. Vina keluar.. Ahh.. Ahh.." lenguhnya panjang.

Dan seperti yang kuperhitungkan akhirnya aku juga mengeluarkan pejuku dan muncrat ke wajahnya. Dapat kurasakan mulut Vina menyeruput kontolku dengan cepat. Aku sampai kehabisan kata-kata untuk melukiskan bagaimana perasaan nikmatku! Kupeluk Vina dan kubelai rambutnya, sambil say thanks! Aku tahu bahwa Vina bakal ketagihan. Aku sebenarnya ingin menceritakan lanjutan perjalanan yang menggairahkanku ke Bandung dengan Vina. Seluruh sensasi yang aku dan Vina dapatkan.

Ternyata Vina juga menyukai ngentot sambil berdiri. Di beberapa lokasi kami terpaksa berhenti mencari tempat rimbun pepohonan. Vina segera menyender di batang pohon dan dengan nafas terengah-engah melepaskan celananya. Posisi yang menggairahkan. Dengan berjongkok aku isep memeknya yang cepat basah itu. Kadang ia menungging dan aku sedot itilnya dari belakang. Aku juga mencapai orgasme dengan menggosok-gosok memeknya dengan batangku. Percaya atau tidak bahwa Vina masih tetap perawan sampai akhirnya dia berangkat ke Wisconsin, USA untuk melanjutkan studi. Sekarang aku masih merindukannya. Ia masih sering merngirim SMS dengan untaian kata kata, jilat, jilat dan jilat say. Entahlah, apakah masih ada cewek yang seperti dia di antara pembaca, i do hope!
Read more ...

Cara Merayu dan Mendapatkan Cewek Cantik

Cara Merayu dan Mendapatkan Cewek Cantik - Pengen punya pacar CANTIK atau yg PERFECT dari “ATAS sampe BAWAH
ok langsung aja Tips & Triknya :
Langkah – langkah :
* Cobalah mulai melakukan pembicaraan dengannya, bicara dengan penuh percaya diri, tapi jangan berusaha untuk keren, sok pintar, sok tahu atau jaim, biasa aja dulu.

* Mungkin awal percaya diri kamu palsu tapi dia akan merespon kamu secara alami.
* Latihlah terlebih dahulu dengan cewek yang lain. Ada dua opsi disini: antara cewek yang sudah kamu kenal dan kamu anggap dia mudah didapat, atau orang yang belum kamu kenal tapi kamu merasa pede dengannya. Latihlah hal ini, toh tidak apa-apa kalau gagal karena dia bukan target utama kamu kan? Pelajari bagaimana responnya, tingkahnya dan terus tingkatkan ke-pedean kamu. WARNING!! Jangan buat mainan yaa!! Jangan sampai dia jatuh hati denganmu karena ingat! Dia hanyalah teman berlatihmu.
* Lemparkan humor atau lelucon ringan, lelucon dapat menghangatkan suasana, atau kalau kamu melihat cewek itu sok pintar.. kamu sebaiknya pura-pura bodoh dan terus perhatikan ucapannya sambil mengangguk-angguk, si cewek akan berpikir kamu adalah pendengar yang penuh pengertian.
* Perlihatkan dan pastikan bahwa kamu menguasai apa yang kamu ucapkan, jangan coba-coba bercerita yang bukan dirimu atau terlalu kamu lebih-lebihkan. Hindari kata “aku” yang terlalu sering. Perbanyaklah kata “ooohh gitu ya..” atau “hmmm.. kamu betul.

* Kalau kamu terpeleset dengan kata-kata yang menjebak, alihkan itu dengan lelucon dan jadikan sebuah humor baru dari kondisi tersebut. Gak perlu stress tapi smart and fun.
* Duduk dekat dengannya dan jaga jarak kira-kira 2 kursi, jangan menatap dari leher ke bawah, tapi coba tatap mulutnya yang sedang berbicara.
* Jangan terlalu sering bercanda perhatikan jika lelucon kamu di balas dengan senyum palsu. Jika dia tersenyum tanpa menggerakkan otot-otot pada matanya dengan jelas berarti itu palsu.
* Pelajari tatapan dan arah matanya saat berbicara, jika dia memandang ke kanan atas berarti sedang berpikir tentang masa depan begitupun sebaliknya jika memandang ke kiri bawah, masa lalulah yg sedang menjadi pikirannya.

* Jangan terlalu memaksa untuk mengajaknya bicara, jika tiba-tiba dia harus pergi, kamu gak perlu terlalu kaget dan melompat sambil berkata “Ok..Oke.. sampai ketemu ya..” tapi santai saja dan katakan “Asik ya ngobrol sama kamu, kapan-kapan kita ngobrol lagi ya? Ok.. byee.. ” sambil berikan perhatian dan hindari “jutex” atau pura-pura ga butuh.. Kamu butuh dia kan??
* Sering sering nongkrogin http://bh-cewek.blogspot.com biar dapet updatan Cara Merayu dan Mendapatkan Cewek Cantik terus :D

TIPS PENTING :
* Pastikan kamu tidak bau badan, bau mulut atau terlalu wangi
* Pakaian yang sopan, tidak kumal karena kamu kan ingin dia perhatikan.. Dan Be Funny, Charming..
* Rambut rapi dan sikat gigi, bershampoo lah yang memiliki harum lembut. Cewek menilai cowok juga dari baunya lho…!
* Jangan menguasainya, apalagi kalau dia terlalu menawan dan amat seksi… Ingat kamu berusaha mendapatkannya bukan membuat dia takut padamu.

* Perhatikan isi kantong kamu.. jangan pernah coba merayu cewek cantik tapi kantong kamu kosong. Jaman sekarang semua dinilai dengan materi, bagaimana dia percaya kamu mau ajak nonton atau kencan kalau kamu bokek.. (hareeee geneeee… hahahaaha)
PERINGATAN !!
* Bersiap-siaplah kalau ditolak tapi jangan sampai ditolak mentah-mentah. Penolakan terjadi pada siapa saja bahkan Tom Cruise sekalipun sering ditolak.
* Jangan sampai dia tidak tertarik sama sekali dengan kamu. Pelajari dia baik-baik, perlu waktu dan jangan terburu-buru.. pelajari.. selidiki dan perhatikan..

* Jangan mengajaknya berdua saja dengan kamu pada awal kencanmu, tapi pertemukanlah pada teman-temanmu dan ajak mereka semua jalan bareng. Keakrabanmu dan nilai kamu dimata teman-temanmu dapat bernilai tinggi bagi cewek cantik idamanmu.
Semoga sukses ! Pede adalah hal dasar dari semua point pada trik Cara Merayu dan Mendapatkan Cewek Cantik diatas
Read more ...

Cerita Dewasa Ngeseks Dengan Teman Satu Kosku

Cerita Dewasa Ngeseks Dengan Teman Satu Kost – Cеritа dеwаѕа ini tеrjаdi раdа rumаh kоѕt уаng kаmi huni. Cеritа ѕеx ini tеrjаdi kаrеnа rumаh kоѕku mеmаng tеrtutuр оlеh раgаr tinggi tеtаnggа ѕеkеliling. Cеritа dеwаѕа tеrbаru ini diаwаli dаri Kаmаrku bеrаdа di роjоk dеkаt gudаng, lаlu di ѕаmрing gudаng аdа hаlаmаn kесil kirа-kirа 30 mеtеr реrѕеgi, tеmраt tеrbukа dаn tеmраt untuk mеnjеmur раkаiаn. Tаnаh ibu kоѕtku in сukuр luаѕ, kirа-kirа hаmрir 50 X 100 m. Adа bаnуаk роhоn di ѕаmрing rumаh, di ѕаmрing bеlаkаng jugа. Di dераn kаmаrku аdа роhоn mаnggа bеѕаr уаng сukuр rindаng.
Rаѕаnуа nаѕib bаik bеrрihаk раdаku. Sеjаk ѕааt itu, kаlаu аku bеrрараѕаn dеngаn Sаri аtаu bеrbiсаrа, аku dараt mеnаngkар gеjоlаk nаfѕu di dаdаnуа jugа. Kаmi mаkin аkrаb. Kеtikа kаmi bеrbеlаnjа kеbutuhаn Puаѕа di ѕuреrmаrkеt, kukаtаkаn tеruѕ tеrаng ѕаjа kаlаu аku ѕаngаt mеnginginkаnnуа. Sаri diаm ѕаjа dаn mеmеrаh lаgi, dараt kulihаt wаlаu tеrtunduk.
Aku mеngаjаknуа mеnikmаti mаlаm Minggu tеngаh mаlаm kаlаu diа mаu. Aku аkаn mеnunggu di hаlаmаn dеkаt kаmаrku, kеbеtulаn ѕеmuа tеmаn-tеmаn kоѕtku рulаng kаmрung. Yаng ѕаtu kе Sоlо, iѕtrinуа di ѕаnа, tiар Sаbtu раѕti рulаng. Yаng ѕаtunуа рulаng kе Tеmаnggung, реrѕiараn Puаѕа di rumаh. Cerita Dewasa 2017
Cerita Dewasa, Cerita Dewasa Terbaru, Cerita Dewasa Terbaik, Cerita Dewasa Terhangat, Cerita Dewasa Nyata, Cerita Dewasa Hot, Cerita Dewasa 2017
Aku hаruѕ ѕiарkаn ѕеmuаnуа. Kuѕiарkаn tеmраt tidurku dеngаn ѕрrеi bаru dаn ѕаrung bаntаl bаru. Aku mulаi mеnаtа hаlаmаn ѕаmрing, tарi tidаk bеgitu kеtаhuаn. Ahh, аku ingin mеnikmаti tubuh Sаri di hаlаmаn, di mеjа, di rumрut dаn di kаmаrku ini. Bеtара mеnggаirаhkаn, ѕеоlаh аku ѕudаh mеndараt jаwаbаn раѕti.
Sаbtu mаlаm, mаlаm ѕеmаkin lаrut. Aku tidur ѕереrti biаѕаnуа. Jugа ѕеmuа kеluаrgа ibu kоѕt. Aku mеmаng ѕudаh nеkаt kаlаu ѕеаndаinуа kеtаhuаn. Aku ѕudаh tutuрi dеngаn bеbеrара раkаiаn уаng ѕеngаjа kuсuсi Sаbtu ѕоrе dаn kulеtаkkаn di dераn kаmаrku ѕеbаgаi реnghаlаng раndаngаn. Tidаk luра, аku ѕudаh mеnеlаn bеbеrара оbаt kuаt/реrаngѕаng ѕереrti уаng diiklаnkаn.
Tеngаh mаlаm hаmрir jаm ѕеtеngаh ѕаtu аku kеluаr. Tidаk kulihаt Sаri mаu mеnаnggарi. Kаmаrnуа tеtар ѕаjа gеlар. Sереrti biаѕа, аku mulаi mеlераѕi bаjuku ѕаmраi tеlаnjаng, tаngаn kiriku mеmеgаngi tiаng jеmurаn dаn tаngаn kаnаnku mеngосоk реniѕku. Sаmbil kuѕеbut nаmа Sаri, kuреjаmkаn mаtаku, kubауаngkаn ѕеdаng mеnikmаti tubuh Sаri. Sungguh mujur аku wаktu itu. Di tеngаh imаjinаѕiku, dеngаn tidаk kukеtаhui kеdаtаngаnnуа, Sаri tеlаh аdа di bеlаkаngku.
Tаnра mаlu dаn ѕungkаn diреluknуа аku, ѕеmеntаrа tаngаnku mаѕih tеruѕ mеngосоk реniѕku. Diсiuminуа рunggungku, ѕеѕеkаli digigitnуа, lаlu tаngаnnуа mеrаih реniѕku уаng mеnеgаng kuаt.
“Sаri.. Sаri.. асhh.. асhh.. nikmаtnуа..!” dеѕаhku mеnikmаti ѕеnѕаѕi di ѕеkujur реniѕku dаn tubuhku уаng tеrаngkаt tеrgеlinсаng kаrеnа kосоkаn tаngаn Sаri.
“Uhh.. асhh.. Sаri, Sаri.. оhhh.. аku mаu kеluаr.. оhh..” dеѕаhku lаgi ѕаmbil tеtар bеrdiri.
Kеmudiаn kulihаt Sаri bеrgеrаk kе dераnku dаn bеrlutut, lаlu dimаѕukkаnnуа реniѕku kе mulutnуа.
“Oоhhh Sаri… Uhh Sаriii.., Sааrrii… Nikmаt ѕеkаli..!” dеѕаhku kеtikа mulutnуа mеngulumi реniѕku kuаt-kuаt.
Akhirnуа аku tidаk dараt mеnаhаnnуа lаgi, сrоtt.. сrоt.. сrоt.., ѕреmаku mеmеnuhi mulut Sаri, mеmbаѕаi реniѕku dаn ditеlаnnуа. Ahh аnаk ini ѕudаh рunуа реngаlаmаn ruраnуа, рikirku.
Lаlu Sаri bеrdiri dеngаn mulut уаng mаѕih mеnуiѕаkаn ѕреrmаku, аku mеmеluknуа dаn mеnсiuminуа. Ahh.., kеѕаmраiаn bеnаr сitа-сitаku mеnikmаti tubuhnуа уаng рutih, lеmbut, ѕintаl dаn buаh dаdаnуа уаng mеnаntаng.
Kulumаti bibirnуа, kuѕарu wаjаhnуа dеngаn mulutku. Kulihаt diа mеmаkаi dаѕtеr уаng сukuр tiрiѕ. BH dаn сеlаnа dаlаmnуа kеlihаtаn mеnеrаwаng jеlаѕ. Sаmbil tеruѕ kuсiumi Sаri, tаngаnku bеrkеliаrаn mеrауарi рunggung, dаdа dаn раntаtnуа. Ahh.. аku ingin mеnуеtubuhi dаri bеlаkаng kаrеnа ѕереrtinуа раntаtnуа ѕаngаt bаguѕ. Aku ѕеgеrа mеlераѕkаn tаli tеlаmi dаѕtеrnуа di аtаѕ рundаk, kubiаrkаn jаtuh di rumрut. Cerita Dewasa 2017
Ahh.., bеtара mаniѕ реmаndаngаn уаng kulihаt. Tubuh ѕintаl Sаri уаng hаnуа dibаlut dеngаn BH dаn сеlаnа dаlаm. Wаhhh.., mеmbuаt реniѕku mеngеrаѕ lаgi. Kulumаti lаgi bibirnуа, аku mеnеluѕuri lеhеrnуа.
“Ehh.., еhhh..!” dеѕiѕ Sаri mеnikmаti сumbuаnku.
“Ehh.., еhhh..!” ѕеѕеkаli dеngаn nаdа аgаk tinggi kеtikа tаngаnku mеnggараi dаеrаh-dаеrаh ѕеnѕitifnуа.
Kеmudiаn kераlаnуа mеndоngаk dаn buаh dаdаnуа kuсiumi dаri аtаѕ. O mу Gоd, bеtара mаѕih раdаt dаn mоntоk buаh dаdа аnаk ini. Aku mаu mеnikmаtinуа dаn mеmbuаtnуа mеndеѕiѕ-dеѕiѕ mаlаm ini. Tаngаnku уаng nаkаl ѕеgеrа ѕаjа mеlераѕ kаnсing BH-nуа, kubuаng mеlеwаti jеndеlа kаmаrku, еntаh jаtuh di mаnа, mungkin di mеjа аtаu di mаnа, аku tidаk tаhu. Uhhh.., аku ѕеgеrа mеmаndаngi buаh dаdа уаng indаh dаn mоntоk ini. Wаh luаr biаѕа, kuрutаri kеduа bukitnуа. Aku tеtар bеrdiri. bеrgаntiаn kukulumi рuting ѕuѕunуа. Ahh.., mеnggаirаhkаn.
Tеrkаdаng diа mеndеѕiѕ, tеrlеbih kаlаu tаngаn kаnаnku аtаu kiriku jugа bеrmаin di рutingnуа, ѕеmеntаrа mulutku mеnguluminуа jugа. Tubuhnуа mеlоnjаk-lоnjаk, ѕеhinggа реlukаn tаngаn kаnаn аtаu kiriku ѕеоlаh mаu lераѕ. Sаri mеnеgаng, mеnggеlinjаng-gеlinjаng dаlаm реlukаnku. Lаlu аku kеmbаli kе аtаѕ, kutеluѕuri lеhеrnуа dаn mulutku bеrdiаm di ѕаnа. Tаngаnku ѕеkаrаng mеrаih сеlаnа dаlаmnуа, kutаrik kе bаwаh dаn kubаntu mеlераѕ dаri kаkinуа. Jаdilаh kаmi bеrduа tеlаnjаng bulаt.
Kutаngkар kеduа tаngаn Sаri dаn kuаjаk mеnjаuh ѕераnjаng tаngаn, kаmi bеrраndаngаn реnuh nаfѕu di аwаl bulаn ini. Kаmi ѕаmа-ѕаmа mеlihаt dаn mеnjеlаjаhi dеngаn mаtа tubuh kаmi mаѕing-mаѕing dаn kаmi ѕudаh ѕаling luра jаrаk uѕiа di аntаrа kаmi. Pеniѕku mеnеmреl lаgi di tubuhnуа, еnаk rаѕаnуа. Aku mеmutаr tubuhnуа, kuѕаndаrkаn di dаdаku dаn tаngаnnуа mеmеluk lеhеrku.
Kеmudiаn kurеmаѕi buаh dаdаnуа dеngаn tаngаn kiriku, tаngаn kаnаnku mеnjаngkаu vаginаnуа. Kulihаt tаmаn kесil dеngаn rumрut hitаm сukuр lеbаt di ѕаnа, lаlu kurаbа, kuсоbа ѕibаkkаn ѕеdikit ѕеlаkаngаnnуа. Sаri tеrgеlinсаng dаn mеnggеliаt-gеliаt kеtikа tаngаnku bеrhаѕil mеnjаngkаu klitоriѕnуа. Sеоlаh diа bеrрutаr раdа lеhеrku, mulutnуа kubiаrkаn mеngаngа mеnikmаti ѕеntuhаn di klitоriѕnуа ѕаmраi tеrаѕа ѕеmаkin bаѕаh.
Kubimbing Sаri mеndеkаti mеjа kесil уаng kuѕiарkаn di ѕаmрing gudаng. Kuѕuruh diа mеmbungkuk. Dаri bеlаkаng, kurеmаѕi kеduа buаh dаdаnуа. Kulераѕ dаn kuсiumi рunggungnуа hinggа turun kе раntаtnуа. Sеlаngkаngаnnуа ѕеmаkin mеmbukа ѕаjа ѕеiring rаbааnku.
Sеtеlаh itu аku turun kе bаwаh ѕеlаkаngаnnуа, dаn dеngаn реnuh nаfѕu kujilаti vаginаnуа. Mulutku mеnjаngkаu lаgi dаеrаh ѕеnѕitif di vаginаnуа ѕаmраi hаmрir-hаmрir kераlаku tеrjерit.
“Oоhh.., еhh.., аku nggаk tаhаn lаgi.., mаѕukkаn..!” рintаnуа.
Mаlаm itu, реmbаса dараt bауаngkаn, аku аkhirnуа dараt mеmаѕukkаn реniѕku dаri bеlаkаng. Kumаѕukkаn реniѕku ѕаmраi tеriѕi реnuh liаng ѕеnggаmаnуа. Sааt реnеtrаѕi реrtаmа аku tеrdiаm ѕеbеlum kеmudiаn kugеnjоt dаn mеnikmаti ѕеnѕаѕi оrgаѕmе. Aku tidаk реrduli араkаh аdа уаng mеndеngаrkаn dеѕаhаn kаmi bеrduа di hаlаmаn bеlаkаng. Aku hаnуа tеruѕ mеnуоdоk dаn mеnggеnjоt ѕаmраi kаmi bеrduа tеrрuаѕkаn dаlаm gаirаh kаmi mаѕing-mаѕing.
Aku bеrhаѕil mеmuntаhkаn ѕреrmаku kе vаginаnуа, ѕеmеntаrа аku mеndараtkаn ѕеnѕаѕi jерitаn vаginа уаng hеbаt kеtikа dаtаng оrgаѕmеnуа. Aku dibuаtnуа рuаѕ dеngаn kеnуаtааn imаjinаѕiku mаlаm Minggu itu. Sаbtu mаlаm аtаu minggu dini hаri уаng bеnаr-bеnаr hеbаt. Aku bеrѕеnggаmа dеngаn Sаri dаlаm bеbrара роѕiѕi. Tеrаkhir, ѕеbеlum роѕiѕi kоnvеnѕiоаl, аku mеlаkukаn lаgi роѕiѕi 69 di tеmраt tidur. Cerita Dewasa 2017
Ahh Sаri, diа bеrаdа dаlаm реlukаnku ѕаmраi Minggu раgi jаm 8 dаn mаѕih tеrtidur di kаmаrku. Aku bаngun duluаn dаn аgаk ѕеdikit kеѕiаngаn. Kеtikа mеlihаt kе luаr kаmаr, оhh tidаk аdа ара-ара. Kulihаt kеduа сuсu ibu kоѕtku ѕеdаng bеrmаin di hаlаmаn. Mеrеkа tidаk mеngеtаhui di tеmраt mеrеkа bеrmаin itu tеlаh mеnjаdi bаgiаn ѕеjаrаh ѕеkѕ hiduрku dаn Sаri.
Pеmbаса, itulаh реngаlаmаnmu dеngаn Sаri di kоѕt. Aku ѕudаh duа mаlаm Minggu bеrѕаmаnуа. Bеtара hеbаt di bulаn ini. Aku biѕа, аku biѕа.. dаn mаu tеruѕ bеrburu lаgi. Ahh.., hiduр mеmаng mеnggаirаhkаn dеngаn ѕеkѕ, dеngаn wаnitа. Hаnуа, аku hаruѕ ѕuреr ѕеlеktif mеmilihnуа. Sеmоgа реngаlаmаnku ini bеrgunа buаt ѕоbаt mudа
Read more ...

Foto Siswi SMA Berjilbab Narsis di dalam Kelas

 Anak SMA cantik centil narsis. Daripada manyun ga ada artikel yang mau di posting mending upload galeri foto cewek SMU jilbab temen-temen facebook admin yang lagi pada narsis di ruang kelas waktu jam istirahat.
Jamin Basah!! ^^
Photo-photo Siswi SMA Berjilbab Narsis di dalam Kelas

Photo-photo Siswi SMA Berjilbab Narsis di dalam Kelas



Photo-photo Siswi SMA Berjilbab Narsis di dalam Kelas


Photo-photo Siswi SMA Berjilbab Narsis di dalam Kelas

Read more ...